utk saya, permukaan jalan yg basah bukanlah isu yg berat dibanding fakta bahwa saya gak bisa liat2 apa2 saat berkendara dalam hujan lebat kaca helm (visor) saya berembun di bagian dalam, dan terpaan hujan di luar membiaskan cahaya dari kendaraan di depan saya*
coba datangi toko yg menjual aerosol anti static cleaner menyemprotkan cairan ini ke visor helm sebulan sekali akan mengurangi terbentuknya embun dan "mengisi" goresan2 di bagian luar visor yg menyebabkan biasan cahaya
ps. jangan langsung menyemprotkan cairan ke visor krn cairannya (biasanya adalah butane) bisa menyebabkan kerusakaan pada lining bagian dalam dan visornya itu sendiri semprotkan saja ke kain yg kering, baru dilapkan ke visor
tahapan paling berbahaya saat terjadi hujan lebat adalah 10 menit pertama setelah hujan didmulai, saat sebelum hujan, di jalan biasa terbentuk lapisan tipis, entah itu dari cairan rem, oli, debu, solar, dll ketika hujan mulai turun, lapisan tsb akan bercampur dng air, dan membentuk campuran mematikan, yg menunggu biker/motorist yang tidak siaga menghadapinya berita baiknya.. setelah beberapa menit hujan turun, lapisan ini akhirnya tersapu ke pinggir jalan dan permukaan jalan bisa lagi memberikan cengkraman yg relatif cukup baik thd ban
saya sangat menikmati berkendara dalam hujan, dng catatan, saya menggunakan peralatan yg tepat dan lengkap sehingga saya bisa sampai di tujuan dalam keadaan kering dan semangat yg masih tinggi
ada 5 pedoman yg penting diingat saat berkendara dalam hujan : adalah sangat mungkin utk jatuh saat melakukan pengereman, banyak rider yg kehilangan rasa takutnya, saat merasa makin berpengalaman lalu berkendara sangat dekat dng kendaraan di depannya itu takabur saat hujan, kendaraan (terutama mobil) lebih sering melakukan pengereman mendadak berkendara terlalu dekat di belakangnya, akan terpaksa ikut melakukan pengereman mendadak terlambat sedikit, tidak sempurna melakukannya akan berakibat jatuh
coba pikirkan, jika kamu biasa berkendara di jalan tertentu dng kecepatan 80kmpj dalam keadaan kering dalam keadaan hujan, apakah gak sebaiknya kamu kurangi kecepatan kurangi kecepatan sekitar 20% dibanding saat hujan traksi yg dibutuhkan saat mengerem, akan berkurang saat hujan
bila berkendara di belakang mobil, berkendaralah di belakang lampu remnya jangan di tengah2 jika mobil tsb tiba2 berhenti, dan kamu tidak sempat mengerem, kamu masih bisa menghindar dng nyaman
mengeremlah dng rem belakang terlebih dahulu, baru kemudian secara progresif menggunakan rem depan jika ban belakang terkunci (lock up), begini tips yg biasa saya pakai ban belakang terkunci, lihat ke atas, lihat ke depan, dan teruskan berkendara dng lurus dan tegak dng cara itu, motor masih bisa tegak dan bisa dikendalikan
usahakan utk tetap menegakkan posisi motor saat berbelok ini bukan saat yg tepat utk ber-counter steering-ria atau malah menyentuhkan lutut anda ke aspal
jaga ban utk selalu berada di permukaan yg baik hindari berkendara di permukaan yg licin, jangan berkendara di permukaan bercat kurangi kecepatan saat melewati persimpangan, krn di tempat ini paling mungkin terdapat sisa2 oli posisikan diri agak ke depan, utk memindahkan berat lebih ke roda depan
berikan beban ke ban secara moderate (jangan beri stress berlebihan) dan usahakan pembebanan hanya ke satu arah pada satu saat, misalnya dng :
- mengeremlah saat berkendara lurus, baru kemudian berbelok
- selesaikan belokan, baru kemudian menaikkan tenaga lagi
- mulailah mengerem dng rem belakang, baru kemudian gunakan rem depan secara progresif
jika akan berkendara dalam hujan selama lebih dari satu jam atau lebihhh, turunkan tekanan ban sebesar 25% faktanya.. jalan yg basah adalah permukaan yg licin, tetapi ban mencengkram jalan krn karet bisa mengisi berbagai lekukan kecil di jalan dengan mengurangi tekanan ban sedikit, ban lebih cepat hangat dan lebih fleksibel sehingga memudahkan utk menggigit ke lekukan2 kecil tsb
jangan melewati genangan air atau lumpur, paku dan objek tajam lainnya cenderung mengumpul di sana paku yg basah lebih gampang masuk ke ban dibanding yg kering
pahami keterbatasan kemampuan masing2 jika hujan lebat disertai gemuruh dan kilat menjadi bahaya yg jelas saat berkendara lebih baik berhenti sampai kondisi membaik
mengerem saat berkendara dalam hujan : "turunkan tekanan ban utk menambah traksi saat mengerem gunakan lebih dahulu rem belakang, duduklah setegak mungkin, jika rem belakang terkunci dan motor mulai fish-tail jangan panik, itu bukan masalah, look up, look ahead, ride straight lupakan soal ban belakang itu, dan mulai rem perlahan dng rem depan"
Friday, January 2, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment